Rabu, 19 - 24 Agustus 2026 - Balai Desa Kasungai, Kecamatan Batu Sopang, Kab. Paser.
Tim Kawal Borneo Community Foundation (KBCF) kembali melaksanakan kegiatan Pemetaan Partisipatif bersama masyarakat Desa Kasungai. Kegiatan yang didukung oleh Kemitraan melalui program Enhancing to Benefits while Lowering Emissions (EnABLE) tersebut ditujukan untuk mengidentifikasi penggunaan lahan di Desa Kasungai seperti titik potensi pengembangan ekonomi, pemukiman, fasilitasi umum dan sosial serta potensi wilayah adat.
Dalam kegiatan ini, peserta dilatih menggunakan aplikasi pemetaan Qfield yang digunakan saat groundcheck lapangan. Dalam kegiatan, groundcheck bertujuan memverifikasi hasil FGD pemetaan dengan metode Participatory Land Use Management (PLUM). Hasil groundcheck, beberapa titik koordinat berhasil diidentifikasi utamanya pengembangan jasa lingkungan ekowisata.
Desa Kasungai menyimpan beberapa potensi pengembangan jasa lingkungan dalam bentuk wisata seperti susur sungai dan tracking. Adapun beberapa potensi tempat wisata seperti puncak tebing dan beberapa goa termasuk goa bawah tanah.
Di hari terakhir, tim menyampaikan hasil groundcheck. Dalam FGD ini, dihasilkan rencana tindak lanjut yaitu penyusunan rencana kegiatan pengembangan usaha berbasis komoditi dan rencana pengusulan wilayah adat di Desa Muara Langon.




