{"id":27009009,"date":"2023-12-29T17:00:00","date_gmt":"2023-12-29T09:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/kawalborneo.org\/?post_type=berita-publikasi&#038;p=27009009"},"modified":"2026-10-14T17:10:40","modified_gmt":"2026-10-14T09:10:40","slug":"kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos","status":"publish","type":"berita-publikasi","link":"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/","title":{"rendered":"KBCF dan LBH Samarinda Beri Pelatihan Paralegal untuk Kelompok Perhutsos"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Maraknya eksploitasi serta timpangnya hukum dan keadilan terhadap akses sumber daya alam yang dikelola rakyat, menjadi isu yang perlu diperhatikan. Tak terkecuali di Kabupaten Paser. Kasus pembalakan liar, tumpang tindih kawasan dengan pihak perusahaan, hingga eksploitasi tanpa mengindahkan fungsi kawasan hutan, masih terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kawal Borneo Community Foundation (KBCF) menggelar pelatihan paralegal komunitas pada 27 hingga 28 Desember 2023, berlokasi di Hotel Horison Samarinda. Pelatihan tersebut menyasar kepada komunitas pengelola sumber daya alam khususnya wilayah Perhutanan Sosial di Kabupaten Paser.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peserta pelatihan tersebut merupakan dua orang perwakilan masyarakat dari enam desa di Kabupaten Paser. Desa-desa tersebut antara lain, Tiwei, Modang, Semuntai, Selerong, Saing Prupuk, dan Muara Langon.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0433-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-27009010\" style=\"width:580px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0433-980x735.jpg 980w, https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0433-480x360.jpg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta tentang keparalegalan dan kesadaran terkait pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang adil dan berkelanjutan. Selain itu, peserta juga diberi&nbsp; pengetahuan dan keterampilan dalam membuat analisa sosial, serta terbentuknya jejaring kerja advokasi pengelolaan SDA di Kabupaten Paser.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Direktur KBCF, Mukti Ali, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memiliki pengetahuan hukum dalam pengelolaan SDA khususnya areal Perhutanan Sosial. \u201cBaik Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, maupun Hutan Adat yang sedang dalam proses pengajuan, merupakan aset sumber daya yang perlu dipelihara. Dalam perjalanannya, tentu akan banyak bersinggungan dengan pihak luar baik perusahaan dan lainnya. Maka penting bagi kita memiliki kapasitas yang mumpuni dan setara terkait hukum, khususnya dalam perlindungan dan pengelolaan SDA di desa kita masing-masing.\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Narasumber pelatihan, yakni Fathul Huda Wiyashadi merupakan ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samarinda. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan setidaknya terdapat enam aspek materi yang perlu diketahui oleh paralegal komunitas. Diantaranya,&nbsp; pengetahuan terkait hak asasi manusia (HAM), keterbukaan informasi publik, bantuan hukum, analisis sosial, strategi advokasi kebijakan publik, serta hukum acara pidana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemahaman mendasar yang harus dimiliki paralegal yakni terkait HAM. Instrumen HAM nasional diatur dalam UU nomor 39 tahun 1999. Fathul menjelaskan, HAM merupakan hak dasar setiap manusia. Dalam hal ini, pemerintah memiliki tanggung jawab penghormatan, perlindungan, pemenuhan serta pemajuan dan penegakan HAM. Negara juga berkewajiban menjamin hak sipil, politik, ekonomi, sosial dan budaya setiap warga negara. \u201cSelain itu, penting untuk memahami cakupan hak yang dilindungi, agar hak kebebasan berekspresi dan beropini menjadi terkendali,\u201d terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai bekal paralegal, narasumber menegaskan pentingnya data dan informasi yang akurat sebelum melakukan advokasi terhadap suatu permasalahan sosial. Akses terhadap informasi publik diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008. \u201cMasyarakat saat ini bisa memperoleh informasi yang diperlukan untuk pengawasan kebijakan publik. Caranya dengan melayangkan surat permohonan informasi kepada pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) instansi yang dituju,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0344-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-27009011\" style=\"width:601px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0344-980x735.jpg 980w, https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0344-480x360.jpg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data yang diperoleh dapat menjadi landasan paralegal komunitas dalam melakukan bantuan hukum struktural. Selain itu, Fathul menambahkan, bantuan hukum dari paralegal sangat penting. \u201cMengingat di desa-desa terpencil biasanya sangat sulit mencari bantuan pengacara untuk suatu kasus hukum, sehingga paralegal dapat menjadi alternatif,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bekal penting lainnya bagi paralegal yakni kemampuan melakukan analisa sosial. Analisa ini untuk memperoleh gambaran situasi sosial, ekonomi, budaya dan ekologi dari suatu lingkungan masyarakat. \u201cParalegal harus mampu melakukan analisa sosial untuk memetakan dan membongkar fenomena sosial yang dirasa bermasalah, beserta aktor-aktor yang terlibat\u201d tegas Fathul.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di akhir materi, Fathul mengenalkan beragam metode advokasi kebijakan publik yang bisa diterapkan oleh paralegal. Advokasi dimulai dari mengukur sejauh mana kemampuan diri dalam bertindak. Kemudian melakukan analisis SWOT untuk menetapkan sasaran dan tujuan advokasi. Paralegal juga dituntut mampu mengenali tingkat sasaran yang ingin diperbaiki, apakah pada level substansi, struktur ataupun kultur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu peserta pelatihan, Jamadi, Kepala Desa Saing Prupuk, memberikan gambaran terkait konflik izin hak guna usaha perusahaan di atas tanah milik warga. Ia juga berkomitmen akan berupaya mengadvokasi masalah tersebut pasca mendapat pengetahuan seusai pelatihan. \u201cMelalui pelatihan paralegal komunitas ini, kami memiliki gambaran langkah-langkah yang akan coba dilakukan terhadap konflik tersebut,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0806-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-27009012\" style=\"width:617px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0806-980x735.jpg 980w, https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0806-480x360.jpg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>","protected":false},"featured_media":27009013,"template":"","meta":{"_acf_changed":false},"kategori_berita_publikasi":[45],"class_list":["post-27009009","berita-publikasi","type-berita-publikasi","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","kategori_berita_publikasi-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>KBCF dan LBH Samarinda Beri Pelatihan Paralegal untuk Kelompok Perhutsos - Kawal Borneo<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KBCF dan LBH Samarinda Beri Pelatihan Paralegal untuk Kelompok Perhutsos - Kawal Borneo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Maraknya eksploitasi serta timpangnya hukum dan keadilan terhadap akses sumber daya alam yang dikelola rakyat, menjadi isu yang perlu diperhatikan. Tak terkecuali di Kabupaten Paser. Kasus pembalakan liar, tumpang tindih kawasan dengan pihak perusahaan, hingga eksploitasi tanpa mengindahkan fungsi kawasan hutan, masih terjadi. Kawal Borneo Community Foundation (KBCF) menggelar pelatihan paralegal komunitas pada 27 hingga [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kawal Borneo\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-14T09:10:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0951-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/berita-publikasi\\\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/berita-publikasi\\\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\\\/\",\"name\":\"KBCF dan LBH Samarinda Beri Pelatihan Paralegal untuk Kelompok Perhutsos - Kawal Borneo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/berita-publikasi\\\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/berita-publikasi\\\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/DSCN0951-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2023-12-29T09:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-14T09:10:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/berita-publikasi\\\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/berita-publikasi\\\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/berita-publikasi\\\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/DSCN0951-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/DSCN0951-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1920},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/berita-publikasi\\\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KBCF dan LBH Samarinda Beri Pelatihan Paralegal untuk Kelompok Perhutsos\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/\",\"name\":\"Kawal Borneo\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/#organization\",\"name\":\"Kawal Borneo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/logo-kawal_OK-scaled.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/logo-kawal_OK-scaled.png\",\"width\":2560,\"height\":967,\"caption\":\"Kawal Borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kawalborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KBCF dan LBH Samarinda Beri Pelatihan Paralegal untuk Kelompok Perhutsos - Kawal Borneo","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KBCF dan LBH Samarinda Beri Pelatihan Paralegal untuk Kelompok Perhutsos - Kawal Borneo","og_description":"Maraknya eksploitasi serta timpangnya hukum dan keadilan terhadap akses sumber daya alam yang dikelola rakyat, menjadi isu yang perlu diperhatikan. Tak terkecuali di Kabupaten Paser. Kasus pembalakan liar, tumpang tindih kawasan dengan pihak perusahaan, hingga eksploitasi tanpa mengindahkan fungsi kawasan hutan, masih terjadi. Kawal Borneo Community Foundation (KBCF) menggelar pelatihan paralegal komunitas pada 27 hingga [&hellip;]","og_url":"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/","og_site_name":"Kawal Borneo","article_modified_time":"2026-10-14T09:10:40+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1920,"url":"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0951-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/","url":"https:\/\/kawalborneo.org\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/","name":"KBCF dan LBH Samarinda Beri Pelatihan Paralegal untuk Kelompok Perhutsos - Kawal Borneo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0951-scaled.jpg","datePublished":"2023-12-29T09:00:00+00:00","dateModified":"2026-10-14T09:10:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kawalborneo.org\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/#primaryimage","url":"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0951-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/DSCN0951-scaled.jpg","width":2560,"height":1920},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/berita-publikasi\/kbcf-dan-lbh-samarinda-beri-pelatihan-paralegal-untuk-kelompok-perhutsos\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kawalborneo.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KBCF dan LBH Samarinda Beri Pelatihan Paralegal untuk Kelompok Perhutsos"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/#website","url":"https:\/\/kawalborneo.org\/","name":"Kawal Borneo","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kawalborneo.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/#organization","name":"Kawal Borneo","url":"https:\/\/kawalborneo.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/logo-kawal_OK-scaled.png","contentUrl":"https:\/\/kawalborneo.org\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/logo-kawal_OK-scaled.png","width":2560,"height":967,"caption":"Kawal Borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/kawalborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/berita-publikasi\/27009009","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/berita-publikasi"}],"about":[{"href":"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/berita-publikasi"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27009013"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27009009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"kategori_berita_publikasi","embeddable":true,"href":"https:\/\/kawalborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/kategori_berita_publikasi?post=27009009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}